Tampilkan postingan dengan label Mitos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mitos. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Juli 2016

Cuma mitos, beras tak bisa selamatkan smartphone basah tercebur air

Banyak orang percaya bila salah satu cara paling ampuh untuk mengeringkan smartphone atau ponsel yang terkena air adalah dengan memasukkan dalam wadah berisi beras. Namun, hal itu ternyata hanyalah mitos. Berdasarkan uji coba yang dilakukan oleh Gazelle.com tahun 2014 silam, beras adalah bahan yang paling tidak bisa menyerap air di smartphone. Jadi, berharap smartphone cepat kering saat dikubur dalam beras adalah hal yang sia-sia. Hal itu juga diamini oleh pendiri dari perusahaan penyelamat gadget 'TekDry', Craig Beinecke. "Dari percobaan kami, mengeringkan smartphone dengan meletakkannya di ruang terbuka lebih ampuh dari merendamnya dalam beras kering," ujar Beinecke.


Lalu, mengapa mitos mengeringkan smartphone dengan beras itu bisa sangat dipercaya?
Alasannya sederhana, karena logika. Seperti yang kita ketahui, beras ampuh menyerap air dan terserapnya semua air menjadi tanda bila kemungkinan smartphone terselamatkan semakin besar. Akan tetapi, pasca terjatuh atau kemasukan air dalam jumlah besar, smartphone pasti akan terkena dampaknya. Komponen yang sudah terlanjur basah memiliki peluang besar untuk rusak di kemudian hari. Jadi meskipun smartphone Anda bisa menyala lagi pasca direndam dalam beras, sangat disarankan untuk langsung membawanya ke tempat servis agar bisa dibersihkan secara menyeluruh. Atau, Anda dapat langsung membawanya ke pusat servis pasca terjatuh dalam air. Lebih baik menyerahkan smartphone yang sudah basah kuyub ketangan yang tepat ketimbang segenggam beras.

Sabtu, 07 Mei 2016

Awas, ini Bahaya Keseringan 'Komen' di Sosial Media !

Entah itu Facebook, YouTube, atau Instagram, berbalas komentar di sosial media (sosmed) sudah menjadi rutinitas sehari-hari bagi banyak orang. Semakin menarik dan kontroversial topiknya, makin gencar komentar yang masuk ke sebuah postingan. Tapi, tahu kah Anda bila keseringan memposting komentar memiliki efek negatif? Berdasarkan penelitian University of Southern California, semakin lama waktu yang dihabiskan seseorang membuat komentar online, semakin rendah kualitas komentar yang ada. Bahkan, ilmuwan menyebutnya sebagai komentar-komentar bodoh. Kesimpulan ini didapat setelah dilakukan penelitian terhadap 40 juta komentar di jejaring sosial Reddit. Peneliti menemukan bila pengguna Reddit yang menghabiskan waktu lebih dari satu jam berbalas komentar, opini mereka jadi tidak berkesan dan sedikit mendapat upvote atau jawaban.

"Saat waktu habiskan semakin panjang, bahasa tulisan yang Anda gunakan akan makin sederhana. Konten dari komentar menjadi tidak menarik," ujar Emilio Ferrara. Untuk saat ini peneliti University of Southern California memang masih fokus pada Reddit, namun di masa depan mereka berencana menganalisa komentar di Facebook dan Twitter guna mengungkap hal-hal lain seputar 'komen' di sosial media.